Memilih gummy kecantikan: apa yang perlu diketahui dari label
Saat memilih gummy kecantikan, mulailah dari label: daftar bahan, takaran saji, untuk siapa produk itu dibuat, nomor izin edar, dan cara penyimpanannya. Kolagen, vitamin, atau bahan lain di daftar bahan adalah keterangan komposisi, bukan janji hasil, jadi bandingkan produk lewat labelnya dan ikuti takaran yang tertera. Jika Anda sedang dalam pengobatan, konsultasikan dulu dengan dokter.
Yang dicek di label
Label pangan olahan di Indonesia diatur BPOM dan wajib memuat antara lain daftar bahan, keterangan kedaluwarsa, dan nomor izin edar. Bahan di daftar bahan disusun dari yang jumlahnya banyak ke sedikit. Bahan yang ditonjolkan di label, baik lewat kata maupun gambar, umumnya wajib dicantumkan persentasenya di daftar bahan.
| Daftar bahan | Urutan dari jumlah banyak ke sedikit; persentase bahan yang ditonjolkan di label |
|---|---|
| Takaran saji | Angka di tabel Informasi Nilai Gizi dihitung per satu takaran saji |
| Peruntukan | Untuk siapa produk dibuat, misalnya orang dewasa |
| Nomor izin edar | Bisa dicek di situs resmi Cek Produk BPOM, termasuk kategori pendaftarannya |
| Penyimpanan | Cara simpan, cara simpan setelah dibuka, dan tanggal "Baik digunakan sebelum" |
Situs Cek Produk BPOM mengelompokkan produk terdaftar per kategori, antara lain pangan olahan dan suplemen kesehatan, sehingga Anda bisa melihat produk itu terdaftar sebagai apa. Untuk penyimpanan, tanggal kedaluwarsa didahului tulisan "Baik digunakan sebelum", dan produk yang tidak habis sekali makan wajib mencantumkan cara penyimpanan setelah kemasan dibuka.
Membaca kolagen dan vitamin di label
Kolagen dan vitamin tercantum di daftar bahan sebagai bagian dari komposisi. Urutan di daftar bahan mengikuti jumlah, tetapi vitamin, mineral, dan bahan tambahan pangan dikecualikan dari aturan urutan ini, sehingga letaknya belum tentu menunjukkan banyaknya.
Jika vitamin atau mineral dicantumkan di tabel Informasi Nilai Gizi, kandungannya ditulis dalam persentase AKG, yaitu kandungan dalam satu sajian dibandingkan dengan kebutuhan sehari. Catatan kaki tabel menjelaskan bahwa persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal, dan kebutuhan energi Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
Tentang Beauty Gummy
Beauty Gummy adalah gummy sarang burung walet untuk dewasa, dengan tambahan kolagen dan vitamin untuk perawatan kecantikan dari dalam. Tanpa gula tambahan, dimaniskan stevia.
Beauty Gummy dibuat untuk pria dan wanita dewasa. Setiap gummy mengandung sekitar 30% sarang burung walet, terdaftar BPOM, dan bersertifikat Halal. Anjurannya 1 sampai 2 gummy per hari, dengan masa simpan 12 bulan. Seperti produk Nestlab lainnya, Beauty Gummy adalah produk pangan, bukan obat.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa yang perlu dicek dulu pada label gummy kecantikan?
Mulai dari daftar bahan dan takaran saji, lalu peruntukan, nomor izin edar, dan cara penyimpanannya. Nomor izin edar bisa dicek di situs resmi Cek Produk BPOM.
Bagaimana membaca vitamin di tabel Informasi Nilai Gizi?
Vitamin dan mineral di tabel Informasi Nilai Gizi ditulis dalam persentase AKG, yaitu kandungan dalam satu sajian dibandingkan dengan kebutuhan sehari, berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal.
Untuk siapa Beauty Gummy?
Beauty Gummy dibuat untuk pria dan wanita dewasa, dengan anjuran 1 sampai 2 gummy per hari.
Sumber
- Badan POM (JDIH) — Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2021 dan Nomor 6 Tahun 2024
- Badan POM (JDIH) — Peraturan BPOM Nomor 10 Tahun 2026 tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan
- Badan POM — Cek Produk BPOM